AsliDomino – Setiap orang pernah merasa malu atau canggung berhadapan dengan orang lain. Itu wajar, apalagi saat bertemu dengan orang yang baru dikenal. Namun, ada kondisi yang membuat seseorang justru sengaja menghindari untuk berinteraksi dengan orang karena merasa malu, tak percaya diri, dan takut ditolak. Ini merupakan gambaran dari gangguan kepribadian menghindar (avoidant personality disorder atau AvPD).

1. Memilih menghindari interaksi dengan orang lain

Orang dengan AvPD memiliki perasaan yang sangat sensitif terhadap pemikiran orang lain tentang dirinya, terutama jika mendapat kritikan atau penilaian negatif. Meskipun ada keinginan untuk berinteraksi, mereka cenderung menghindar karena takut kehadiran atau pendapatnya tidak disetujui oleh orang lain.

2. Cenderung merasa rendah diri atau minder

Mengutip laman AGEN POKER ONLINE TERBAIK , berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 5th Edition: DSM-5 seseorang yang terdiagnosis AvDP memiliki setidaknya 4 dari kriteria berikut:

  • Menghindari aktivitas pekerjaan yang melibatkan kontak interpersonal karena ketakutan akan kritik, ketidaksetujuan, atau penolakan.
  • Tidak mau terlibat dengan orang lain kecuali mereka yakin disukai.
  • Terkesan kaku dalam hubungan pribadi karena takut dipermalukan atau diejek.
  • Selalu khawatir dengan kritik atau penolakan dalam situasi sosial.
  • Enggan terlibat dalam situasi interpersonal yang baru karena merasa tidak mampu atau minder.
  • Menganggap dirinya tidak kompeten, tidak mampu atau lebih rendah dari orang lain.
  • Enggan untuk mengambil risiko atau terlibat dalam aktivitas baru apa pun karena takut merasa malu.
3. Dapat memengaruhi kehidupan sosial

Dirangkum dari beberapa sumber, sifat rendah diri dan sensitif terhadap penolakan sering kali memengaruhi kondisi personal, sosial, dan pekerjaan. Saat berada dalam lingkungan sosial, seseorang dengan AvPD merasa takut salah saat berbicara, tersipu, gugup, atau malu. Tentunya kondisi ini membuat mereka sulit terhubung dengan orang lain.

4. Gangguan kepribadian menghindar dan kondisi mental lainnya

Melansir AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA
, gangguan mental lainnya dapat terjadi bersamaan dengan AvPD. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Fobia sosial: kondisi seseorang mengalami rasa cemas berlebihan dalam situasi sosial umum.
  • Gangguan kepribadian dependen: kondisi seseorang terlalu bergantung pada orang lain untuk meminta nasihat atau membuat keputusan.
  • Gangguan kepribadian ambang: kondisi seseorang yang mengalami kesulitan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk hubungan sosial, perilaku, suasana hati dan citra diri.
  • Agorafobia: rasa cemas dan takut berlebihan terhadap tempat dan situasi yang menyebabkan panik, tidak berdaya, atau malu.
  • Depresi.

Oleh sebab itu, dokter mungkin butuh waktu untuk membuat diagnosis yang jelas dan memilih perawatan yang tepat sesuai kondisi pasien.

5. Perawatan dilakukan dengan psikoterapi dan obat-obatan

Seperti gangguan kepribadian lainnya, dokter juga akan membuat rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi pasien AvPD. Apa saja perawatan yang diperlukan?

  • Psikoterapi: merupakan perawatan utama dalam menangani AvPD, seperti terapi psikodinamik atau terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi cenderung berfokus dalam mengatasi ketakutan, mengubah proses dan perilaku berpikir, dan membantu pasien untuk mengatasi situasi sosial dengan lebih baik.
  • Obat-obatan: dokter juga mungkin akan meresepkan obat-obatan, seperti antidepresan, jika pasien mengalami depresi dan kecemasan yang terjadi bersamaan dengan AvPD.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *