AsliDomino – Kanker adalah salah satu penyakit yang ditakuti, terutama perempuan. Sayangnya, banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai penyakit ini dan menyebabkan banyak orang salah kaprah karena percaya informasi yang salah.

Penting untuk mengetahui mana informasi yang benar dan tidak, berikut ini akan dijelaskan tentang mitos kesehatan tentang kanker payudara yang beredar luas beserta faktanya.

1. “Jika tidak memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara, maka tidak akan terkena kanker payudara”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Kebanyakan perempuan dengan kanker payudara tidak memiliki riwayat penyakit keganasan tersebut dalam keluarga. Pada umumnya, kanker payudara tidak bersifat turun-temurun. Hanya sekitar 5-10 persen orang yang mengidap kanker payudara karena faktor genetik.

Faktor lain seperti obesitas, merokok, mengonsumsi alkohol, ataupun gaya hidup yang tidak sehat turut berkontribusi pada pasien kanker payudara. Namun, jika memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara, disarankan untuk mengawasi diri dan melakukan pemeriksaan kanker secara rutin.

2. “Sudah menjaga pola hidup secara sehat. Tenang saja, tidak akan terkena kanker payudara, kok!”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Banyak orang yang sudah menjaga berat badannya, makan makanan yang sehat, serta berolahraga secara teratur. Meskipun hal tersebut menurunkan risiko kanker payudara, penting untuk menandai beberapa gejala yang ada, seperti pemeriksaan payudara, mendeteksi apakah ada perubahan pada payudara yang tidak biasa.

Nyata cukup banyak pasien yang telah menjalani pola hidup sehat tetapi masih terkena kanker payudara. Artinya, tidak ada manusia di dunia ini yang 100 persen aman dari kanker payudara. Maka dari itu, deteksi dini adalah langkah yang penting.

3. “Mengenakan bra dapat menyebabkan kanker payudara”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Ada yang menganggap bahwa penggunaan bra dapat meningkatkan risiko kanker payudara, terutama bra berkawat, karena diduga dapat membatasi aliran cairan getah bening keluar dari payudara dan membentuk zat beracun. Namun, tidak ahli maupun penelitian yang mendukung dugaan tersebut.

Sebuah studi tahun 2014 melakukan penelitian terhadap sekitar 1.500 perempuan dengan kanker payudara, dan tidak ditemukan adanya hubungan antara kanker payudara dan bra. Jadi, jangan lagi percaya, ya!

4. “Hanya perempuan yang terkena kanker payudara”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Faktanya, laki-laki juga bisa terkena kanker payudara. Ini karena laki-laki juga memiliki jaringan payudara.

Kanker payudara pada laki-laki mayoritas dialami pada usia yang lebih tua, meskipun laki-laki yang berusia lebih muda juga bisa terkena.

Gejala kanker payudara pada laki-laki juga sama dengan perempuan, seperti bengkak di payudara dan keluarnya cairan abnormal dari puting. Bagi laki-laki yang memiliki pola hidup tidak sehat, obesitas, serta kondisi yang memengaruhi prostat juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

5. “Kanker payudara hanya menyerang perempuan yang lebih tua”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Meskipun sebagian besar kanker payudara menyerang usia di atas 50 tahun, tetapi bukan berarti kanker payudara tak bisa dialami usia yang lebih muda. Kanker payudara bisa menyerang siapa saja dari segala usia, baik tua, muda, perempuan, maupun laki-laki.

Untuk itu, khususnya perempuan harus rutin memeriksakan payudara dan melakukan skrining sebagai langkah deteksi dini kanker.

6. “Ada benjolan di payudara, sudah pasti itu merupakan kanker payudara”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Tidak semua benjolan pada payudara adalah kanker payudara. Ada benjolan yang bersifat nonkanker atau jinak seperti kista, abses payudara, dan benjolan nyeri karena demam. Agar lebih mengetahui pasti sebab benjolan pada payudara, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dan menjalani pemeriksaan.

7. “Mamografi dapat menyebabkan sel kanker payudara menyebar”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Mamografi adalah alat pendeteksi atau rontgen payudara. Sampai saat ini, alat itu menjadi standar emas bagi pendeteksi kanker payudara secara dini.

Menurut keterangan dari National Cancer Institute, manfaat mamografi bagaimanapun juga selalu lebih besar ketimbang risikonya dari paparan radiasi. Risiko dari paparan radiasi ini sangat rendah.

Perempuan yang berusia 40 tahun ke atas sangat dianjurkan melakukan pemeriksaan ini setiap tahunnya.

8. “Kanker payudara selalu menandakan adanya benjolan”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Terkadang kanker payudara tidak mengindikasikan adanya benjolan. Adanya benjolan juga kurang akurat untuk menjadi tolok ukur kanker payudara. Untuk itu, pahami gejala lainnya seperti keluarnya cairan dari puting, pembengkakan kulit, perubahan warna atau penebalan pada payudara.

Jika dirasa ada benjolan pada payudara, penting untuk mengawasi perkembangannya!

9. “Kanker payudara merupakan penyakit menular”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Adalah sebuah miskonsepsi bila kanker payudara dikatakan sebagai penyakit menular. Kanker payudara terjadi akibat perkembangan dari sel abnormal yang tidak terkontrol dan akhirnya menyebar ke jaringan payudara lain dalam tubuh seseorang.

10. “Kanker payudara hanya memiliki satu alternatif pengobatan”

10 Mitos dan Fakta tentang Kanker Payudara, Perempuan Wajib Tahu!

Setiap orang yang memiliki kanker payudara juga dilakukan secara khusus, bahkan tingkat pengobatannya disesuaikan. Berbagai faktor yang membedakan adalah seperti tingkat stadium, apakah kanker disebabkan oleh mutasi genetik, gangguan hormonal, dan masih banyak lagi.

Selain itu, jenis terapinya pun bermacam-macam, seperti pembedahan, kemoterapi, terapi target, terapi radiasi, terapi hormonal, dan masih banyak lagi.

Itulah penjelasan seputar mitos dan fakta mengenai kanker payudara. Lebih cermatlah dalam menyerap informasi yang berhubungan dengan kesehatan. Selain itu, lakukan pola hidup sehat dengan pola makan bergizi seimbang, olahraga rutin, istirahat cukup, kelola stres dengan baik, dan jauhi berbagai pemicu kanker.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *