AsliDomino – Secara sederhana, makanan fermentasi dapat diartikan sebagai makanan yang diproses melalui bantuan mikroorganisme tertentu, sehingga menjadi produk baru yangmenguntungkan bagi kesehatan tubuh.

Dikatakan menguntungkan karena beberapa senyawa anti gizi maupun yang bersifat racun bisa diturunkan atau dikonversi menjadi senyawa yang bermanfaat, sehingga makanan fermentasi menjadi aman dikonsumsi dan membantu proses pencernaan menjadi lebih baik.

Namun, sudah tahukah keunggulan produk fermentasi, terutama dari segi kesehatannya? Jika belum, berikut ulasan produk fermentasi Indonesia yang manfaatnya luar biasa bagi tubuh.

1. Tempe

Tempe diproduksi dari bahan kedelai melalui proses fermentasi dengan menggunakan jamur Rhizopus sp. Tempe mengandung zat-zat yang mempunyai sifat hipokolesterolemik (menurunkan lemak darah), seperti protein, asam lemak tidak jenuh majemuk, serat pangan, niasin, vitamin E, karotenoid, isoflavon, dan kalsium.AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

2. Dadih 

Dadih bisa disebut sebagai produk yoghurt Indonesia. Dadih, atau disebut juga sebagai dadiah, adalah makanan khas Sumatra Barat dan sekitarnya. Dadih terbuat dari bahan dasar susu kerbau yang melalui proses fermentasi selama 2 hari di dalam bambu yang ditutupi dengan daun pisang atau daun talas.

3. Growol

Growol termasuk salah satu makanan khas Yogyakarta, khususnya daerah Kulon Progo dan sekitarnya. Makanan fermentasi ini terbuat dari singkong yang direndam dalam air selama 4 hari lalu dikukus. Selama perendaman ini terjadi fermentasi alami yang menghasilkan bakteri asam laktat sebagai probiotik alami.

4. Tape

Tape adalah produk makanan hasil fermentasi ubi kayu maupun beras ketan oleh mikroorganisme golongan yeast, seperti Candida sp., Endomycocsis sp., Hansenula sp., dan Saccharomyces sp.

Dijelaskan dalam Jurnal AGEN POKER ONLINE TERBAIK , mikroorganisme tersebut ada yang tergolong amilotelik (mengubah amilum menjadi glukosa), sakarolitik (mengubah glukosa menjadi alkohol), dan alkoholitik (mengubah alkohol menjadi asam asetat).

5. Tempoyak

Tempoyak dibuat dengan bahan dasar buah durian. Melalui proses fermentasi, mikroorganisme yang tumbuh dominan adalah bakteri asam laktat golongan Leuconostoc, Streptococcus, Pediococcus, dan Lactobacillus.

Selama proses fermentasi, makromolekul seperti protein dan karbohidrat diurai, sehingga menjadi asam-asam amino dan gula sederhana, yang meningkatkan nilai gizi serta terbentuk senyawa penyumbang cita rasa. Setelah proses fermentasi, nilai gizi, cita rasa, dan teksturnya menjadi lebih baik.

Itulah beberapa makanan fermentasi khas Indonesia berserta manfaat kesehatannya. Meskipun menyehatkan, tetapi tetap perhatikan porsinya, jangan sampai mengonsumsinya berlebihan agar manfaat baiknya bisa kita dapatkan secara optimal.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *