AsliDomino -Saat sedang merasa marah, sering kali seseorang langsung beranjak tidur dengan harapan amarahnya bisa reda dan keesokan harinya dapat terbangun dengan perasaan yang lebih baik. Padahal, tidur dalam keadaan marah justru bisa membuat keadaanmu semakin buruk.

Saat dalam keadaan terbangun, kita memiliki kesempatan untuk memproses emosi negatif dan melepaskannya. Akan tetapi, saat kita tidur dalam keadaan marah, rasa tidak nyaman yang kamu alami bisa berkembang semakin besar, dan bahkan masalah kecil bisa menjadi “drama”.

Yuk, kita bahas bagaimana pengaruhnya tidur dalam keadaan marah.

1. Mengganggu momen tidur

Menurut keterangan dari National Sleep Foundation, stres dan perasaan berat diketahui memicu respons fight-or-flight yang membuat kamu waspada secara fisik. Dalam keadaan ini, marah bisa membuat kamu menjadi jauh lebih sulit tertidur atau tidak bisa tidur nyenyak.

2. Kamu akan kesulitan melupakan perasaan negatif saat bangun tidur keesokan harinya

Melansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK , kita kurang mampu menekan pengalaman negatif saat tidur dibandingkan saat sedang terbangun. Alih-alih membuat kita tenang, tidur justru memperbesar emosi, pikiran, dan masalah apa pun.

3. Berbahaya bagi kesehatan

Para ilmuwan telah menentukan bahwa kualitas tidur memengaruhi kesehatan individu secara keseluruhan.

Biasanya, tidur bertindak sebagai terapi semalam, yang menstabilkan emosi kita, sehingga saat bangun keesokan harinya kita dapat merasa lebih baik. Akan tetapi, kemarahan dan stres hebat dapat merusak proses terapi semalam ini.

4. Merusak keharmonisan hubungan

Pergi tidur dalam keadaan marah bukan hanya merusak suasana hati, tetapi juga membentuk pola yang beracun. Pada akhirnya, kamu dan pasangan mulai mengasosiasikan waktu tidur dengan kemarahan, bukannya kenyamanan dan koneksi dengan pasangan. Jika ini terus-menerus terjadi, itu bisa berubah menjadi kepahitan dan pada akhirnya akan menghancurkan keharmonisan hubungan.

5. Tidur dengan keadaan marah setelah berdebat dapat mengirimkan pesan negatif tentang orang lain

Menurut AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA  Jika di tengah-tengah pertengkaran kamu memutuskan untuk pulang dan segera pergi tidur, kamu telah mengirimkan pesan bahwa kamu menghargai kemenangan dalam konflik lebih dari sekadar menjaga hubungan yang sehat dengan orang yang kamu ajak berdebat.

Jadi, jika selama ini kamu mengira tidur dapat meredakan kemarahan, kamu salah besar. Sebaliknya, kamu harus mampu mengatasi masalahmu terlebih dahulu sebelum pergi tidur agar esok harinya kamu dapat bangun dengan perasaan yang lebih baik.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *